saveninjavideo

Welcome to my blog!

Ketahui beberapa kelebihan dan kekurangan dari material spandek untuk atap rumah Apa itu Atap Spandek Soka

Ilustrasi Spandek Soka

Atap adalah mahkota suatu bangunan. Selain berfungsi untuk melindungi ruangan di bagian bawahnya maka atap bangunan juga memiliki fungsi estetis. Sehingga perlu dipertimbangkan juga segi keindahannya. Kini banyak yang berminat memasang atap spandek soka, yang terbuat dari bahan spandek, yang tersedia dalam aneka warna, menggantikan atap dari tanah liat yang selama ini digunakan dengan warna klasiknya dalam satu warna, yaitu coklat muda.

Apa itu Atap Spandek Soka

Atap spandek soka terbuat dari bahan material berupa campuran bahan alumunium dan seng, dengan komposisi bahan dalam rasio 55% alumunium serta 43% dari seng, dan 7% bahan silicon. Kurang lebih dalam kisaran seperti itu komposisi untuk pembuatan atap spandek. Dari campuran beberapa bahan tersebutlah maka terwujudlah  atap spandek dengan sifat yang kokoh, dan awet, seta ringan serta mudah dibentuk, dan mudah pula pemasangannya. Berbagai keunggulannya termasuk juga ketersediaannya dalam berbagai warna membuat atap spandek mulai disukai. Hal ini karena akan tampak serasi dan mudah disesuaikan dengan warna tembok juga pintu dan jendela serta eksterior bangunan lainnya.  Atap spandek soka ini juga bisa dipilih dalam beragam jenis tingkat ketebalan, yakni mulai dari tebal 0,25 mm hingga 0,50 mm.

Kisaran Harga Atap Spandek Soka.

Harga atap spandek soka ini bervariasi tergantung pada tingkat ketebalannya. Atap spandek soka yang memiliki tingkat ketebalan 0,25 mm di pasaran dijual di kisaran harga mulai dari 50 ribu Rupiah per meter. Sedangkan untuk atap spandek soka dengan tingkat ketebalan 0,50 mm dijual dalam harga sekitar 150 ribu Rupiah per meter.

Pertimbangan Pemilihan Atap Spandek Soka

Sebagai pertimbangan untuk memilih menggunakan atap spandek soka ini ialah antara lain pada harganya yang relatif murah, juga dengan lengkapnya variasi warnanya, mudah dipasangkan dan dipadupadankan dengan eksterior bangunan yang lainnya seperti tembok, juga jendela serta pintu dan lain sebagainya hingga warna pagar juga. Hal ini berbeda dengan warna atap tanah liat yang terbatas pada warna tertentu saja, yaitu coklat muda. Selain itu atap spandek soka juga berbobot ringan, mudah pemasangannya dan mudah dipindah-pindahkan dan pengangkutannya sehingga bisa mempercepat waktu proses pemasangannya, dan lalu bisa menghemat biaya pemasangan, perawatannya juga mudah dan murah. Awet dan bisa bertahan lama. Bahkan bisa bertahan hingga sampai puluhan tahun. Tingkat wasting materialnya juga rendah, antara lain karena atap berbahan spandek soka ini meski tipis dan ringan namun kuat dan tidak mudah pecah, tahan cuaca, anti rayap dan anti keropos, tidak mudah berlumut dan hancur, lalu ukurannya juga presisi. 

Bangunan rumah yang menggunakan atap spandek soka akan terkesan rapi dan modern. Hal itu bisa menambah nilai jualnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *